Postingan

Menampilkan postingan dari September, 2018

Kerukunan Warga PSHT Cabang Jayapura

Gambar
Nampak Kerukunan Warga PSHT Cabang Jayapura-Pusat Madiun, walaupun berbagai macam suku,  ras, agama dan golongan tetap menjadi satu, berdiri sama tinggi duduk sama rendah,  itulah yang tercermin dalam Organisasi Persaudaraan Setia Hati Terate Cabang jayapura, beraneka garam profesi dan karakter akan tetapi tetap rukun dalam wadah "Persaudaraan". Kesadaran satu sama lain bahwa 'saya adalah saudara dia,  dia adalah saudara saya' dari rasa ikatan batin yang timbul dari hati sanubari yang di tanamkan oleh pelatih dan para sesepuh semenjak siswa polos hingga menjadi Warga "Persaudaraan Setia Hati Terate" *SH TERATE ada dimana - mana,  jangan di bawa kemana - mana *

104 Calon warga PSHT Cabang Jayapura Siap Di Sahkan

Gambar
104 Calon warga PSHT Cabang Jayapura Siap Di Sahkan. Acara tradisian yang di selenggarakan tiap tahun bulan suroan ini adalah malam yang di nanti-nantikan oleh siswa/i PSHT dan juga warga Persaudaran Setia Hati Terate, dimana para siswa/i ini akan melaksanakan prosesi pengesahan untuk menjadi seorang warga PSHT, dan dimana para warga PSHT berkumpul untuk menyaksikan dan mendoakan calon warga untuk menjadi seorang warga PSHT yang berbudi pekerti luhur tahu benar dan tahu salah. 104 calon warga PSHT yang akan di wisuda pada tanggal 29 September 2018 ini terdiri dari beberapa Ranting yang ada di Cabang PSHT Jayapura Yang diantaranya; Ranting Sarmi 24 orang' Ranting Memteng 11 orang' Ranting Lere 7 orang' Ranting Sentani 55 orang' Ranting kerom 6 orang' Ranting Wamena 4 orang' Ranting Abepura  7 orang' Ranting Jayapura 10 orang' Acara malam pengesahan ini akan di selenggarakan di padepokan PSHT Cabang Jayapura yang bertempat d...

Kerja Bakti di Mesjid Fajrul Islam

Gambar
Warga Persaudaraan Setia Hati Terate Cabang Jayapura Bersama TNI, POLRI, SATPOL -PP dan Komponen Masyarakat melaksanakan kerja bakti di mesjid Fajrul Islam kotaraja abepura yang menjadi korban kebakaran.

Gerak Langkah Pendekar Pilangbangau – Sebuah catatan Sejarah Persaudaraan Setia Hati Terate

Gambar
Manusia dapat dihancurkan Manusia dapat dimatikan akan tetapi manusia tidak dapat dikalahkan selama manusia itu setia pada hatinya atau ber-SH pada dirinya sendiri Falsafah Persaudaraan Setia Hati Terate itu ternyata sampai sekarang tetap bergaung dan berhasil melambungkan PSHT sebagai sebuah organisasi yang berpangkal pada “persaudaraan” yang kekal dan abadi. Adalah Ki Hadjar Hardjo Oetomo, lelaki kelahiran Madiun pada tahun 1890. Karena ketekunannya mengabdi pada gurunya, yakni Ki Ngabehi Soerodiwiryo, terakhir ia pun mendapatkan kasih berlebih dan berhasil menguasai hampir seluruh ilmu sang guru hingga ia berhak menyandang predikat pendekar tingkat III dalam tataran ilmu Setia Hati (SH). Itu terjadi di desa Winongo saat bangsa Belanda mencengkeramkan kuku jajahannya di Indonesia. Sebagai seorang pendekar, Ki Hadjar Hardjo Oetomo pun berkeinginan luhur untuk mendarmakan ilmu yang dimilikinya kepada orang lain. Untuk kebaikan sesama. Untuk keselamatan sesama. Untuk keselamata...